Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ahmad Yani Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Dalam tiga hari ke depan, wilayah Pantura Jawa Tengah bisa mengalaminya.

Prakirawan BMKG Semarang, Ferry Oktarisa, mengatakan cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung, terutama di kawasan pesisir. Karena itu masyarakat di seputara Pantura Jateng diminta waspada.

“Jawa Tengah saat ini sudah memasuki puncak musim hujan yang berlangsung pada Januari hingga Februari 2026. Karena itu, potensi hujan lebat masih cukup sering terjadi di hampir seluruh wilayah Jateng,” kata Ferry di Semarang, Senin (12/1/2026) seperti dilansir Antara.

Menurutnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi secara merata di Jawa Tengah, baik dalam tiga hari ke depan maupun sepekan ke depan. Namun, ada sejumlah daerah yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama di wilayah Pantura Timur.

“Wilayah Pantura Timur seperti Demak, Jepara, Pati, Kudus, Rembang, dan Grobogan memiliki potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan bisa masuk kategori ekstrem selama tiga hari ke depan,” ujarnya memberikan peringatan.

Ferry menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir curah hujan di sejumlah daerah Pantura Timur sudah tergolong ekstrem. Dua hari lalu, misalnya, wilayah Jepara, Kudus, dan Demak mencatat curah hujan di atas 100 milimeter per hari.

Selain hujan lebat, masyarakat pesisir Pantura Timur juga diminta mewaspadai potensi angin kencang dan puting beliung. Berbagai potensi bencana akibat munculnya cuaca ekstrem bisa muncul dan harus diwaspadai masyarakat.

“Di daerah pesisir yang dekat dengan laut, potensi angin kencang atau puting beliung perlu diantisipasi,” katanya.

Lokasi Berbahaya...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler