Dana Desa Kena Efisiensi, Sumanto Minta Kades Terapkan Skala Prioritas
Budi Santoso
Jumat, 13 Februari 2026 22:01:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Karanganyar - Ketua DPRD Jateng Sumanto meminta para Kepala Desa (Kades) menerapkan skala prioritas untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada menurunnya alokasi dana desa. Ia mendorong agar program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Hal tersebut diungkapkan Sumanto saat menggelar Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat di Pendopo Posko Suruh, Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/2/2026). Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, efisiensi anggaran membuat dana untuk pembangunan terbatas.
Diungkapkannya, APBD Jateng tahun ini terpangkas hingga hampir Rp2 triliun, dan APBD Kabupaten Karanganyar turun Rp372 miliar. Sementara itu, alokasi dana desa yang semula mencapai Rp1 miliar, kini menjadi hanya Rp300 juta.
"Efisiensi ini ada di seluruh tingkatan, ini tentu berat. Apalagi dana desa selama ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembangunan di desa. Karena itu harus ada skala prioritas," ujar Sumanto.
Menurutnya, ketika anggaran berkurang, maka otomatis ada program yang harus ditunda, dikurangi, bahkan dibatalkan. Namun ia meminta efisiensi anggaran tidak mematikan semangat pembangunan desa. Justru dalam kondisi keterbatasan, Kades perlu memperkuat perencanaan yang tepat sasaran.
"Kami di DPRD punya fungsi penganggaran dan pengawasan. Aspirasi yang disampaikan ini akan menjadi bahan bagi kami dalam pembahasan APBD serta evaluasi kebijakan yang ada. Kami akan mendorong agar program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas," kata Sumanto.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto membenarkan efisiensi anggaran akan berdampak pada pembangunan. Namun ia tetap optimis pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karanganyar tetap optimal dengan bantuan aspirasi dari Sumanto, putra asli Karanganyar yang duduk sebagai Ketua DPRD Jateng.
"Silahkan disampaikan usulan pembangunan yang akan berdampak pada masyarakat. Kiranya tak berlebihan jika Pak Manto (Sumanto) ini kita sepakati jadi Bapak Pembangunan Karanganyar," katanya.
Bapak Pembangunan...
- 1
- 2




