Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Brebes – Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes digegerkan dengan kejadian adanya belatung jatuh dari atap Masjid Miftahul Janah. Kejadian ini berlangsung Rabu (25/3/2026) sore, dan hingga kini masih menjadi perbincangan.

Bau busuk dan belatung dari atap bagian atap masjid Miftahul Janah, Desa Pengaradan pertama kali diketahui oleh seorang marbot masjid. Saat itu bau busuk tercium, dan tiba-tiba si Marbot kejatuhan belatung dari bagian atas masjid.

Kejadian ini sontak membuat geger warga Desa Pangaradan sekaligus menimbulkan pertanyaan besar. Namun berikutnya warga segera mendapatkan jawaban mengapa ada bau busuk menyengat dan muncul belatung di masjid itu.

Segera setelah muncul bau menyengat dan belatung, warga melakukan pencarian terhadap sumber masalahnya. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada dua jasad manusia yang sudah mulai rusak di bagian atap.

Kondisinya yang sudah mulai rusak akhirnya mengeluarkan belatung dan bau busuk. Dua jasad manusia itu akhirnya diketahui bernama Iwan dan Bambang, yang merupakan warga desa setempat.

Keduanya dilaporkan hilang ke pihak polisi, sejak Jumat (20/3/2026), atau sehari mejelang Lebaran Idul Fitri. Keberadaan dua orang ini telah dicari hampir sepekan sebelumnya. Namun tak ada yang mengira, keduanya malah meninggal di ataf masjid.

Menurut penjelasan Sekdes Pengaradan, Dwi Andriyanto seperti dilansir detikJateng, kedua orang ini dilaporkan hilang sebelumnya. Bahkan pihak keluarganya sudah melaporkan ke pihak Polisi mengenai hilangnya mereka.

Diduga kuat, Iwan dan Bambang meninggal dunia karena tersetrum listrik saat menemui saudaranya, Mahardi yang berada di atap masjid. Dijelaskan oleh Dwi, Iwan dan Bambang kabarnya memiliki urusan keluarga dengan seseorang yang harus diselesaikan.

Diduga Kesetrum...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler