Diduga Diawali Ledakan Mesin, Pabrik Kayu di Semarang Kebakaran
Budi Santoso
Minggu, 7 Juni 2026 12:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Kebakaran besar melanda pabrik pengolahan kayu PT Setia Indoputra di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (7/6/2026) pagi WIB.
Kebakaran diduga bermula dari munculnya api dari area mesin produksi sebelum merembet ke tumpukan kayu dan serbuk gergaji yang berada di dalam pabrik.
Seorang saksi di lokasi kejadian kebakaran mengaku tiba sekitar pukul 05.00 WIB saat kobaran api sudah membesar. Ia datang setelah mendapat kabar untuk membantu menyelamatkan ayam yang berada di kandang dekat area pabrik.
Dalam laporan detikJateng yang dikutip Minggu (7/6/2026), saksi tersebut menyebut sebagian ayam tidak berhasil diselamatkan karena api telah membesar ketika dirinya tiba.
Kepala Seksi Operasi Damkar Kota Semarang, Agus Sulistyo, mengatakan laporan kejadian kebakaran ini diterima pihaknya sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat armada pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah menguasai sebagian besar bangunan karena banyaknya material mudah terbakar seperti kayu dan serbuk gergaji kering.
Menurut informasi awal dari karyawan dan petugas keamanan, sempat terdengar suara ledakan dari area mesin yang berada di bagian tengah pabrik.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Petugas memperkirakan sekitar 80 hingga 90 persen area pabrik terdampak insiden kebakaran ini. Sebagian bangunan di sisi timur berhasil diselamatkan sehingga tidak seluruh kompleks hangus terbakar.
Korban Jiwa...
- 1
- 2



