Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Toni ditangkap terkait peredaran narkoba. Ia diduga merupakan bandar besar di wilayah Lampung dan memiliki jaringan yang meluas hingga Pulau Sumatera.

Direktur Resnarkoba Polda Lampung, Kombes Erlin Tangjaya, membenarkan penangkapan Toni. Bahkan, ada satu orang lain yang diamankan bersama sang kepala desa.

Baca: Soal Dugaan Aliran Dana dari Jaringan Narkoba ke Parpol, Ini Kata KPU

”Benar, saat ini masih kami dalami, ada dua orang yang kami amankan,” ujar Erlin mengutip Detik.com, Selasa (6/6/2023).

Mantan Kapolres OKU Timur dan Musi Banyuasin itu tidak membantah terkait barang bukti seberat 6 kilogram tersebut. Namun, rincian lebih lanjut akan dijelaskan dalam konferensi pers yang akan diselenggarakan hari ini.”Iya, barang buktinya berupa 6 kilogram sabu-sabu. Mohon bersabar, nanti kami akan mengungkap semuanya dalam konferensi pers,” kata Erlin singkat.Narkotika tersebut dibungkus dalam kemasan teh cina. Selain itu, beberapa barang bukti juga terbagi ke dalam beberapa paket lain yang dikemas dalam plastik bening.Baca: Polri Sinyalir Uang Jaringan Narkoba Mengalir untuk Pemenangan PemiluHingga saat ini, belum diketahui dengan pasti asal usul barang haram tersebut. Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Direktorat Narkoba dalam konferensi pers yang akan dilakukan pada siang hari ini di Mapolda Lampung.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler