Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Peristiwa ini melibatkan seorang pria dengan inisial NS, yang diperkirakan berusia 40 tahun ke atas," kata Abdul Rohman, Komandan Tim 3 Rescue Damkar Kota Semarang mengutip Detikjateng.com, Selasa (20/6/2023).

NS, yang merupakan warga Kecamatan Sayung, Demak, tiba di Kantor Damkar Kota Semarang sekitar pukul 05.00 WIB.

Abdul menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika NS memasang cincin pada alat kelaminnya pada Minggu (18/6/2023) sore.

Baca: Bule Denmark Diamankan Imigrasi Bali usai Viral Pamer Kelamin

”Cincin tersebut terbuat dari monel, dan terdapat tulisan berbahasa Arab di atasnya,” ujar Abdul.

Cincin itu akhirnya terjebak dan tidak dapat dilepas, sehingga alat kelamin pria tersebut membengkak. Keluarga NS membawanya ke rumah sakit di Semarang pada pukul 21.00 WIB. Pihak rumah sakit kemudian meminta izin untuk melakukan tindakan operasi.

”Mereka mengatakan bahwa operasi diperlukan, namun dalam kasus-kasus tertentu, jika terjadi komplikasi atau infeksi, kemungkinan terburuknya adalah diamputasi. Awalnya, hanya disebutkan mengenai operasi, namun ada kemungkinan terburuknya adalah diamputasi,” jelas Abdul.
Setelah mendengar kemungkinan terburuk tersebut, keluarga NS menjadi takut dan memutuskan untuk pulang ke rumah. Pihak rumah sakit merekomendasikan untuk meminta bantuan Damkar.Keluarga NS mengikuti rekomendasi tersebut dan langsung menuju Kantor Damkar di Karangawen, Demak.”Dari Karangawen, mereka menuju Damkar Semarang yang terletak di Plamongan Indah, Pedurungan. Dari Pedurungan, mereka diarahkan ke kami,” jelas Abdul.Baca: Ciri-Ciri Ini Biasanya Menandakan Anak Dalam Kandungan Berjenis Kelamin PerempuanPetugas Damkar segera memberikan bantuan kepada NS. Dengan menggunakan gerinda mini milik Damkar, cincin tersebut akhirnya dapat dilepas dalam waktu 30 menit.”Kami segera melakukan tindakan selama sekitar 30 menit karena ada kendala, mengingat cincin tersebut sudah terjebak di pangkal alat kelaminnya, sehingga cukup sulit untuk dipotong. Kami menggunakan gerinda mini yang merupakan peralatan kami, sehingga kami dapat menanganinya dengan aman,” ungkap Abdul.Akhirnya, NS dan keluarganya dapat pulang dengan perasaan lega.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler