Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Wonosobo – Sebuah video yang memperlihatkan kawanan babi hutan berada di jalur pendakian Gunung Prau, Wonosobo, viral di media sosial.

Video ini diunggah oleh akun @mountnesia dan telah mendapatkan respons dari lebih dari 17 ribu warganet.

Dalam video berdurasi 14 detik tersebut, terlihat delapan ekor babi hutan berkeliaran di dekat tenda pendaki, sementara beberapa ekor lainnya tampak sedang makan.

”Babi Ganas Gunung Prau. Sekarang Gunung Prau ada bagas-nya ya gaes,” tulis keterangan dalam postingan video tersebut.

Dalam keterangannya, medsos tersebut juga mengimbau kepada para pendaki untuk berhanti-hati ketika mendaki di Gunung Prau.

”Buat kalian yang mau ke gn Prau terutama camp di sebelah shelter/puncak harap hati-hati ya, karna banyak Bagas bergelombol,” tulisnya lagi.

Ketua Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia, Harsono, telah mengkonfirmasi kebenaran adanya kawanan babi hutan di jalur pendakian Gunung Prau. Ia menyatakan bahwa kawanan babi hutan memang sering dijumpai di Gunung Prau.

”Iya betul, kalau babi hutan (di Gunung Prau) hampir setiap hari ada. Beberapa pendaki memang sering melihat babi hutan,” ujarnya mengutip Detikjateng.com, Selasa (8/8/2023).

Meskipun begitu, Harsono menegaskan jika kawanan babi hutan yang berada di Gunung Prau tidak bersifat ganas. Bahkan, menurutnya, keberadaan babi hutan di Gunung Prau cenderung jinak seperti ayam.

”Yang membedakan dengan Sindoro, di Prau itu babi hutan seperti ayam. Tidak ada yang ganas-ganasnya. Mereka hampir menyatu dengan pendaki,” terangnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler