Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kendal – Insiden tawuran antar-remaja mengguncang ketenangan Jalan Raya Desa Pamriyan, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), pada Minggu dini hari (20/8/2023). Tawuran tersebut berakibat fatal dengan satu korban tewas akibat luka bacokan dan seorang lainnya mengalami luka-luka.
Korban yang meninggal dunia dalam tawuran tersebut berinisial MUM, seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kendal.
Menurut keterangan dari Gilang, kakak sepupu korban tewas, ia mendapatkan kabar tentang kejadian tragis ini pada pukul 06.00 WIB. Dirinya berangkat ke Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri Kendal untuk memastikan kebenarannya.
”Korban yang meninggal adalah Uzhma, adik sepupu saya,” ujar Gilang dengan suara pilu.
Dia menerangkan bahwa sebelum kejadian, korban masih berada di rumah sampai sekitar pukul 01.00 WIB, saat ia keluar rumah bersama seorang teman.
Kapolres Kendal, AKBP Feria Kurniawan, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut bukanlah tawuran antar-geng, melainkan kejahatan jalanan dalam bentuk perkelahian kelompok remaja. Pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi yang ada untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang insiden ini.



