Jateng Jadi Tujuan Favorit Nataru, Menhub Pastikan Kesiapan Simpul
Cholis Anwar
Senin, 15 Desember 2025 12:25:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan simpul transportasi di Jawa Tengah menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kunjungan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran mobilitas, keselamatan perjalanan, dan kualitas layanan publik.
Saat meninjau sejumlah lokasi di Semarang, Minggu (14/12/2025), Menhub Dudy menyatakan pergerakan masyarakat di Jawa Tengah diprediksi sangat tinggi. Hal ini mengingat Jawa Tengah menempati peringkat pertama sebagai tujuan favorit nasional.
”Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Masyarakat yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT), akan ada 16,93 persen atau sekitar 20,23 juta orang yang berkunjung ke Jawa Tengah. Karena itu, saya ingin memastikan sarana dan prasarana transportasi di wilayah ini dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat,” kata Menhub dikutip dari Antara, Senin (15/12/2025).
Menurut survei BKT, beberapa simpul transportasi di Jawa Tengah diprediksi akan menjadi yang terpadat secara nasional adalah Stasiun Tawang (Peringkat 4, 284 ribu penumpang), Stasiun Solo Balapan (Peringkat 6, 200 ribu penumpang), Stasiun Purwokerto (Peringkat 7, 188 ribu penumpang), dan Stasiun Kutoarjo (Peringkat 10, 165 ribu penumpang).
Kemudian Terminal Tirtonadi (Peringkat 7, 205 ribu penumpang).Bandara Internasional Ahmad Yani (Peringkat 7, 138 ribu penumpang).
Dalam peninjauannya, Menhub Dudy mengunjungi Stasiun Tawang dan Stasiun Weleri. Ia secara khusus meminta jajaran Ditjen Perkeretaapian Kemenhub untuk melakukan mitigasi risiko pada sejumlah titik yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor di lintas Semarang-Gambringan.
Perintah juga mencakup pengecekan rutin jembatan tua dan antisipasi dampak air rob pada jalur kereta di wilayah Pekalongan.
Selain itu, Menhub juga meninjau Terminal Tipe A Bawen dan menyaksikan langsung ramp check pada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).



