Ketua DPRD Jateng Minta UMKM Kreatif Tangkap Peluang Pasar
Cholis Anwar
Sabtu, 14 Maret 2026 17:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Keterbatasan jangkauan pemasaran akibat ketergantungan pada metode tradisional, kurangnya informasi pasar, hingga jaringan (networking) yang terbatas menjadi kendala utama.
”Masalah lain yang sering muncul adalah standarisasi produk yang belum maksimal, keterbatasan SDM, serta kendala permodalan,” jelasnya.
Sebagai solusi, ia menyarankan agar pelaku UMKM fokus menciptakan produk yang unik dan memiliki nilai tambah. Keunikan produk tidak hanya membuat usaha bertahan lama, tetapi juga memungkinkan pengusaha mematok harga yang lebih kompetitif dengan margin keuntungan yang lebih baik.
Sumanto juga mengingatkan pengusaha untuk peka terhadap tren yang sedang berkembang di masyarakat.
”Pengusaha UMKM perlu merespons permintaan pasar dengan menyediakan produk yang sedang disukai masyarakat guna meraih keuntungan maksimal,” pungkasnya.



