Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan silaturahmi atau sowan ke sejumlah ulama kharismatik di Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi menekankan komitmennya untuk terus mengedepankan kepentingan masyarakat sesuai arahan para kiai.

Destinasi pertama Gubernur adalah kediaman KH Fathurrohman Thohir di Ponpes Al-Ittihad Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang, yang kemudian dilanjutkan menuju kediaman KH Munif Muhammad Zuhri (Mbah Munif) di Ponpes Girikusumo, Mranggen.

Momen menarik terjadi saat Mbah Munif secara khusus memberikan dan memakaikan kacamata hitam kepada Ahmad Luthfi.

Pemberian ini menjadi benda kedua yang diterima Gubernur dari pengasuh Ponpes Girikusumo tersebut, setelah sebelumnya pada 2024 ia menerima sebuah tongkat berukir.

Di sela perbincangan hangat, Mbah Munif mengapresiasi konsistensi Gubernur dalam menjaga pesan yang disampaikan dua tahun silam, yakni untuk selalu menebar senyum dan berjuang mengangkat kesejahteraan warga.

Kepada Mbah Munif, Ahmad Luthfi memaparkan sejumlah capaian yang telah dilakukan bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Beberapa program strategis yang menjadi sorotan antara lain Speling atau Spesialis Keliling), santri obah, dan pengentasan kemiskinan terpadu.

”Kami mencari akar masalah kemiskinan dan melakukan intervensi secara bersama-sama. Rencana pembangunan dibuat fokus agar tidak terpecah-pecah,” jelas Luthfi.

Akses jalan...

Selain itu, Gubernur juga merespons masukan Mbah Munif terkait percepatan perbaikan akses jalan Mranggen-Ungaran yang terputus akibat longsor, mengingat jalur tersebut merupakan akses alternatif vital bagi warga.

Sebelumnya, saat bertemu KH Fathurrohman Thohir di Bringin, dialog sempat menyinggung isu kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Kiai Fathurrohman menyoroti fluktuasi harga yang mulai dirasakan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Luthfi mengakui adanya kenaikan harga, terutama pada komoditas cabai akibat faktor cuaca di musim tanam. Meski demikian, ia memastikan bahwa pengawasan terhadap stok pangan terus dilakukan secara ketat.

Alhamdulillah, praktik penimbunan bahan pokok penting sudah tidak ditemukan. Kami terus melakukan intervensi pasar, khususnya untuk menekan harga cabai agar kembali stabil,” tegasnya di tengah obrolan bersama keluarga besar Ponpes Al-Ittihad.

Silaturahmi ini mempertegas sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial serta ekonomi di Jawa Tengah menjelang hari kemenangan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini