Antusiasme Tinggi, Event PADI Bakal Masuk Kalender Wisata Jateng
Cholis Anwar
Kamis, 23 April 2026 18:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Temanggung – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, mendorong kegiatan Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) dimasukkan dalam kalender event pariwisata provinsi.
Hal itu menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap gelaran yang dipusatkan di Soropadan Agro Center, Kabupaten Temanggung tersebut.
Saat membuka gelaran PADI Jawa Tengah 2026, Kamis (23/4/2026), Taj Yasin mengatakan, pada tahun 2025 lalu, ajang ini mampu memikat sebanyak 133 ribu pengunjung. Dengan potensi tersebut, ia menargetkan pada tahun 2027 mendatang, PADI sudah resmi menjadi bagian dari kalender wisata tahunan.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki dimensi yang luas, tidak hanya sekadar memasarkan produk pertanian, tetapi juga menjadi titik temu antara petani dan industri pengolahan.
”Kita akan dorong bukan hanya wisata agro, tetapi wisata ekonomi. Wisatawan yang datang ke Jawa Tengah ini bukan hanya wisata penikmat alam saja, tetapi juga menikmati bagaimana hasil dari pertanian kita, perkebunan kita, peternakan kita, juga menyisir ke tempat-tempat usaha,” ujar Taj Yasin Maimoen.
Ia juga memberikan apresiasi khusus karena sejak tahun 2023, pameran agro di Soropadan ini sudah tidak lagi bergantung pada kucuran dana APBD Jateng. Event ini murni digerakkan oleh inovasi dan kolaborasi para petani muda.
Ketua Panitia PADI 2026, Rosyid, mengaku optimis dengan rencana penggabungan ke kalender pariwisata tersebut. Ia memaparkan, pada gelaran tahun lalu pihak panitia berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp 5 miliar.
”Kegiatan ini nol anggaran dari pemerintah. Murni dari alumni dari Balai Pelatihan Pertanian dikumpulkan di sini,” jelas Rosyid.
Antusias...
- 1
- 2



