Tahapan ini dibuka mulai tanggal 3 hingga 12 Juni 2026, menyusul rampungnya masa sosialisasi yang digelar sejak 18 Mei 2026 lalu.
Pascapembuatan akun selesai, para calon peserta didik diwajibkan melakukan verifikasi berkas fisik mulai 4 hingga 13 Juni 2026. Proses verifikasi ini bersifat fleksibel karena dapat dilaksanakan di sekolah negeri manapun tanpa harus mendatangi sekolah pilihan utama.
Murianews, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi membuka keran kuota untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Sebanyak 231.724 kursi disiapkan bagi para calon peserta didik baru di seluruh penjuru wilayah setempat.
”Daya tampung untuk SMA/SMK negeri tahun ajaran baru ini ada 231.724 orang,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng, Sunarto, di Kota Semarang, Rabu (3/6/2026).
Secara teknis, total kuota tampung sebesar 231.724 siswa tersebut didistribusikan ke dalam 6.442 rombongan belajar (rombel). Komposisinya terbagi atas 3.036 rombel khusus untuk jenjang SMA negeri, serta 3.406 rombel dialokasikan untuk jajaran SMK negeri.
Sunarto memaparkan, daya tampung komulatif untuk sekolah negeri di Jawa Tengah pada tahun ajaran kali ini mengalami tren kenaikan yang positif jika dikomparasikan dengan periode tahun ajaran sebelumnya yang hanya tertahan di angka 230.019 siswa.
Akselerasi daya tampung ini dipicu oleh kebijakan penambahan jumlah rombel di berbagai sekolah. Di mana pada tahun ajaran 2025/2026 lalu kuota rombel tercatat sebanyak 6.395, kemudian dikembangkan menjadi 6.442 rombel pada tahun ajaran 2026/2027 saat ini.
Jumlah ketersediaan rombel yang melimpah tersebut sudah mencakup skema sekolah berasrama, yakni SMK boarding dan semiboarding, serta jajaran SMA kemitraan strategis yang menggandeng pihak sekolah swasta.
Terkait regulasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Sunarto yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia SPMB SMA/SMK Negeri Jateng menerangkan, aktivitas pendaftaran saat ini secara resmi telah memasuki fase pembuatan akun.
Tahapan...
Tahapan ini dibuka mulai tanggal 3 hingga 12 Juni 2026, menyusul rampungnya masa sosialisasi yang digelar sejak 18 Mei 2026 lalu.
Pascapembuatan akun selesai, para calon peserta didik diwajibkan melakukan verifikasi berkas fisik mulai 4 hingga 13 Juni 2026. Proses verifikasi ini bersifat fleksibel karena dapat dilaksanakan di sekolah negeri manapun tanpa harus mendatangi sekolah pilihan utama.