Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banjarnegara - Seorang warga Desa Tunggoro, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang dilaporkan nekat menceburkan diri di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu (29/9/2021). Korban adalah pria berusia 28 tahun bernama Fatchurrozi.

“Korban berhasil ditemukan di DAS Serayu di wilayah Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh. Jarak ditemukannya korban dari tempat kejadian kurang lebih lima kilometer,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.

Heru menceritakan, pada hari Selasa (28/9/2021) sekitar pukul 14.30 WIB korban sengaja menceburkan diri ke sungai Serayu. Selanjutnya, korban hanyut terbawa arus sungai dan hilang tenggelam.

Belum ada yang tau maksud dan tujuan korban menceburkan diri ke sungai. Diduga korban mengalami depresi dan ingin mengakhiri hidupnya dengan melompat ke sungai Serayu.

Setelah mendapat informasi, Kantor SAR Semarang memerintahkan Koordinator Pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal supaya memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian dam pertolongan disertai peralatan SAR air.
Setelah mendapat informasi, Kantor SAR Semarang memerintahkan Koordinator Pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal supaya memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian dam pertolongan disertai peralatan SAR air.Pada hari ke pertama, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Kondisi DAS Serayu yang memiliki arus deras kateristik berbatu dan berkelok manjadi kendala tim SAR gabungan sehingga pencarian dilanjutkan lagi pada hari ini.“Dalam pencarian hari kedua, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban sekitar pukul 10.40 WIB dan selanjutnya dibawa ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler