Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kecelakaan karambol yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini melibatkan enam kendaraan.  Terdiri lima kendaraan beroda empat atau lebih dan satu sepeda motor.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk tronton bermuatan minyak nomor polisi A 9929 VN, Honda Brio warna kuning nomor polisi R 1957 CM, truk boks Elf nomor polisi B 9775 UCX, truk bermuatan kentang nomor polisi H 1613 RG, mobil L300 bermuatan triplek nomer polisi AA-8480-QF, dan sepeda motor Honda Megapro warna merah nomer polisi  AA-6929-KF.

Baca juga: 3 Truk Kecelakaan di Jalan Parakan-Kertek Wonosobo, 2 Meninggal

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritkan, kronologi kejadian Sabtu (20/05/23) sekitar pukul 20.00 WIB truk tronton warna hijau bermuatan minyak melintas dari arah Parakan menuju Kertek hilang kendali akhirnya terjadi kecelakaan karambol.

”Diduga truk mengalami rem blong, dan sang sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraan hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” ungkapnya.
Sekitar pukul 23.00 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam orang. Terdiri orang dalam kondisi selamat dan dua orang meninggal duniaKorban selamat adalah Slamet (45), warga Cengklok, Kalikajar, Wonosobo; Maharani (25), Sukanandi, Banjarnegara; Sri Wahono (52), warga Sragen, dan Junaedi (53), warga Mbulu Lor, Semarang Utara, Semarang.”Dua orang korban yang kondisinya meninggal dunia dugaan kuat adalah sang sopir dan kernet truk tronton. Hingga saat ini belum diketahui identitasnya dan korban langsung dibawa ke rumah sakit PKU Wonosobo. Dengan selesai evakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai selanjutnya tim yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” imbuhnya.Heru mengimbau, agar penguna jalan raya untuk lebih hati-hati dalam mengendarai kendaraan. 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler