Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kebumen – Pemkab Kebumen mengajak partisipasi warga dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Hal itu dilakukan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) di SMPN 3 Kebumen, pada 24-31 Agustus 2023.

Kepala Bappeda Kebumen Edi Rianto mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pentahelix pembangunan. Terdiri dari unsur pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, media, dan NGO.

Para peserta akan membahas enam tema utama, meliputi, kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, daya saing daerah, ekonomi inklusif, budaya dan ekologi, serta infrastruktur berkelanjutan.

”Harapannya dengan dilaksanakannya FGD ini, akan semakin melengkapi data dan analisis permasalahan, sebagai sumber masukan dalam perumusan Rancangan Awal RPJPD 2025-2045,” tegasnya, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (26/8/2023).

Lebih lanjut, RPJPD merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 tahun, dengan berpedoman pada RPJPN dan RTRW.

”Sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2010 tentang RPJPD Kabupaten Kebumen 2005-2025, masa berlaku RPJPD Kabupaten Kebumen akan segera berakhir. Untuk itu perlu segera dilaksanakan penyusunan Rancangan Awal RPJPD baru, untuk periode 2025-2045,” ujar Edi.

Menurutnya, beberapa tahapan sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen, melalui Bappeda, yakni evaluasi hasil pelaksanaan RPJPD 2005-2025, survei penjaringan masalah serta harapan masyarakat Kebumen untuk 20 tahun ke depan.

“Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan RPJPD lalu, menunjukan bahwa rata-rata capaian kinerja pelaksanaan RPJPD Kabupaten Kebumen sebesar 85,51 persen, termasuk dalam predikat kinerja tinggi,” tuturnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler