Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Boyolali – Beragam resep olahan pangan local khas Boyolali kini bisa didapat dengan mudah. Pasalnya, Pemkab Boyolali, Jawa Tengah sudah membikin buku khusus dengan judul ’Boyolali Kaya Rasa’ yang berisi resep olahan pangan lokal.

Buku Boyolali Kaya Rasa diluncurkan Bupati Boyolali M Said Hidayat di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersamaan dengan gelaran Pekan Pangan Boyolali 2023, Kamis (12/10/2023).

Kepala DKP Kabupaten Boyolali Bambang Jiyanto mengungkapkan, Buku Boyolali Kaya Rasa tersebut berisikan 61 jenis makanan atau olahan pangan lokal yang ada di Kabupaten Boyolali. Di dalam buku juga terdiri dari makanan utama, jajanan, lauk pauk, dan minuman yang ada dan sering dikonsumsi masyarakat Boyolali.

”Niat baik Bupati Boyolali untuk melestarikan dan untuk mengapresiasi terhadap olahan pangan lokal Boyolali yang selama ini sudah beredar di masyarakat. Dan untuk mengedukasi kepada anak-anak bahwa yang menemukan makanan ini siapa, yang memperkenalkan siapa itu ada di buku tersebut,” jelas Bambang, dilansir dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (14/10/2023).

Beberapa makanan olahan khas Kabupaten Boyolali juga masuk ke dalam buku. Di antaranya ada sambel tumpang, centung, dan lain sebagainya.

Bupati Said sangat mengapresiasi atas diluncurkannya Buku Boyolali Kaya Rasa edisi pertama sejumlah 500 eksemplar ini. Menurutnya, Buku Boyolali Kaya Rasa dapat memberikan dan memperkaya kearifan lokal rasa yang ada di Kabupaten Boyolali.

”Semoga dapat memotivasi pada generasi-generasi Boyolali ke depan, juga pada para ibu-ibu semoga dapat terdorong untuk mengolah hasil pertanian di Kabupaten Boyolali menjadi masakan-masakan yang menceritakan tentang rasanya Boyolali. Serta, dapat memberikan dukungan dalam rangka pengembangan sisi kepariwisataan di Boyolali. Artinya ada keindahan, ada rasa Boyolali ada cerita tentang Boyolali,” jelas Said.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler