Bantu Turunkan Stunting, Bank Jateng Salurkan PMT di Karanganyar
Dani Agus
Sabtu, 21 Oktober 2023 13:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Karanganyar – Penderita stunting di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mendapat bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Bank Jateng. Bantuan PMT yang diserahkan berupa suplemen, makanan bergizi, susu dan bantuan lainnya senilai Rp 1 miliar.
Bantuan diserahkan Pengelola Bank Jateng Kabupaten Karanganyar Sigit Nurbianto dalam acara Penyerahan Dana untuk Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) Bank Jateng dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita Stunting, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (19/10/2023).
Menurut Sigit, berdasar data, ada 2.000an anak yang gagal tumbuh di wilayah itu. ”Tentunya kami selaku Bank Jateng ingin berperan dengan memberikan bantuan berupa makanan dan mainan, untuk merangsang pertumbuhan tinggi badan dengan berat badan yang seimbang,” jelasnya, dilansir dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (21/10/2023).
Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengapresiasi bantuan dari Bank Jateng, sebagai partisipasi mengurangi kemiskinan dan stunting di Karanganyar.
Pihaknya berharap program-program Bank Jateng yang terencana, bisa terus bersinergi dengan Pemkab Karanganyar sebagaimana yang telah berjalan selama ini.
”Mari untuk masing masing koordinator desa agar bantuan ini memang benar benar tepat sasaran. Kita butuh program lanjutan untuk mengatasi permasalahan stunting. Kita butuh dokter gizi yang bisa memprediksi makanan tambahan untuk anak-anak dalam menggenjot pertumbuhannya,” ajak bupati.



