Siswa SMAN 2 Batang Sukses Rakit Lampu Tenaga Surya, Modal Rp 350 Ribu
Dani Agus
Kamis, 31 Oktober 2024 14:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Batang – Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Batang, Jawa Tengah, sukses merakit 15 unit lampu tenaga surya. Karya yang dibuat dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut, telah dipasang di beberapa titik di lokasi sekolahan.
Perancang lampu panel surya Sofyan mengutarakan, lampu tersebut merupakan hasil rakitan bersama rekan kelompok untuk memenuhi tugas P5 mapel Fisika.
”Ini menggunakan energi sinar matahari yang ditangkap oleh panel, lalu disimpan dalam baterai, lampunya disalurkan ke resistor. Bisa menggunakan sensor maupun saklar,” jelasnya, dilansir dari laman Pemprov Jateng, Kamis (31/10/2024).
Dijelaskan, bahan baku lampu adalah lampu bekas, panel surya, serta peralatan lainnya. Total biaya yang dibutuhkan sebanyak Rp 350 ribu. Perakitan dilakukan selama sepekan.
Kepala SMAN 2 Batang Sugeng mengatakan, lampu panel surya tersebut menyerap sinar matahari, sejak pagi hingga sore atau ketika matahari terbenam. Lampu dengan daya 5-10 watt itu baru bisa menyala saat petang atau pukul 18.00 WIB dan padam pukul 06.00 WIB,.
”Target selanjutnya adalah meningkatkan daya pancar lampu dan memanfaatkan energi listrik dari panel surya tersebut, untuk proyek tanaman hidroponik sekolah,” jelasnya,



