Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Sebanyak 1.733 nonaparatur sipil negara (nonASN) Pemkot Semarang, Jawa Tengah dinyatakan tidak lolos seleksi pengawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2024.

Kepala BKPP Kota Semarang Joko Hartono mengatakan, pada seleksi PPPK tahap satu di Pemkot Semarang ada 2.654 formasi. Sementara jumlah pelamar sebanyak 4.078 orang.

Dari hasil proses seleksi yang dilakukan, ada 2.324 nonASN dinyatakan lolos menjadi PPPK. Sementara, sebanyak 1.733 orang dinyatakan tidak lolos.

Lantas bagaimana kelanjutan nasib mereka yang tidak lolos PPPK ini?. Pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) memastikan akan tetap mempekerjakan para nonASN yang tidak lolos seleksi.

”Sesuai petunjuk Kemenpan, BKN, Kemendagri, kawan-kawan yang sudah lolos diangkat sebagai PPPK penuh waktu. Untuk yang belum lolos, akan diproyeksikan ke PPPK paruh waktu,” jelas Joko Hartono, Rabu (8/1/2025), dilansir dari TribunJateng.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan, untuk regulasi PPPK penuh waktu sudah ada. Bahkan, penjadwalan untuk penetapan PPPK akan berlangsung pada 1 Maret 2025. Namun, untuk PPPK paruh wwktu masih menunggu regulasi peraturan pemerintah.

”Jangan khawatir, kami sudah diperintahkan untuk mempekerjakan kawan-kawan nonASN baik yang lolos atau tidak lolos di 2025 ini,” imbuhnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler