Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Event Run Against Cancer (RAC) 2025 kategori Ultra Run 55K, sukses digelar di Kota Semarang, Sabtu (8/2/2025). Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno ikut dalam kategori Ultra Charity Run 55K.

Kategori tersebut start dari Kantor Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pukul 03.05 WIB. Rutenya melintasi Sumowono (Kabupaten Semarang), Limbangan (Kendal), dan Boja (Kendal). Dilanjutkan ke arah Mijen, Ngaliyan, Semarang Barat, dan finish di POJ City Kota Semarang.

”(Event) Lari ini lebih pada charity, untuk mengumpulkan dana penanganan kanker anak-anak dan orang tidak mampu. Alhamdulillah, dana yang terkumpul sudah lebih dari Rp1 miliar (Sabtu sore). Ini juga bagian dari promosi kesehatan masyarakat dengan olahraga,” ungkap Sumarno.

Sumarno mendorong sosialisasi deteksi dini maupun penanganan penyakit kanker, terus digalakkan oleh banyak pihak. Sehingga, penanganannya pun dapat dilakukan sejak dini.

“Kita lebih banyak sosialisasi. Kanker itu, masyarakat biasanya terlambat mendeteksi. Makanya kita ada program untuk deteksi dini,” kata Sumarno.

Sumarno menjelaskan, Pemprov Jateng sudah memiliki fasilitas kesehatan yang mumpuni untuk penanganan kanker. Ada tiga rumah sakit milik pemprov yang mumpuni, yaitu RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Moewardi Solo, dan RSUD Adhyatma (Tugurejo) Semarang.

Meski begitu, menurut dia, deteksi dini lebih penting dalam upaya penanganan penyakit kanker. Karenanya, sosialisasi mesti terus diintensifkan, terutama dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya deteksi dini.

”Bila diketahui lebih awal, dalam stadium awal itu bisa disembuhkan. Kebanyakan kejadian kanker ini diketahui sudah stadium lima, itu sudah sulit disembuhkan,” jelasnya.

Berkolaborasi dengan Psikolog... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler