Keren, Ramadan Light Festival 2025 di Alun-Alun Purbalingga
Dani Agus
Selasa, 25 Maret 2025 19:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Purbalingga – Suasana di Alun-Alun Purbalingga saat ini terlihat keren. Ini seiring diselenggarakannya acara Ramadan Light Festival 2025 di lokasi tersebut.
Acara ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga sejak 20 Maret hingga 8 April 2025.
Dalam acara ini, ratusan lampu hias yang terpasang di Alun-Alun Purbalingga menghadirkan suasana malam yang penuh cahaya.
Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menuturkan, festival tersebut diadakan untuk memperindah kota, menyambut masa mudik Lebaran, sekaligus menambah daya tarik wisata di Purbalingga.
”Mudah-mudahan Ramadan Light Festival bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat Purbalingga, baik dari sisi pariwisata dan pergerakan roda perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal,” ujar Bupati Fahmi, pada pembukaan acara tersebut, beberapa waktu lalu, dilansir dari laman Pemprov Jateng.
Adanya festival ini memang mengundang animo warga. Di mana, warga Purbalingga pun tampak antusias menyaksikan ratusan lampu hias, yang menyinari jalanan dan alun-alun kota, sehingga menciptakan atmosfer yang magis dan meriah.
”Purbalingga terlihat sangat cantik dan berbeda dengan suasana biasa. Lampu-lampu hias ini membuat malam menjadi lebih meriah, apalagi di bulan Ramadan. Ini adalah salah satu cara untuk memperindah kota, dan saya sangat menikmati suasananya,” ujar Ina Farida, warga Desa Semampir, Kecamatan Rembang.



