Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPa) Kabupaten Wonosobo Dyah Retno S menyampaikan, keberhasilan Maduretno menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lainnya.
“Kami berharap desa ini menjadi role model nasional, dan membuka peluang bagi desa serta kelurahan lain di Wonosobo untuk berinovasi dan berprestasi,” ungkapnya.
Keberhasilan ini, ujarnya, menjadi penanda bahwa dengan semangat kolaboratif dan dukungan dari semua lini, mulai dari pemerintah, kader, hingga masyarakat desa dapat melangkah lebih maju, dengan data sebagai fondasi utama pembangunan.
Murianews, Wonosobo – Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKu) ”Langgeng Kencana” Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dinobatkan sebagai Juara 1 Nasional Kategori Digital Regional I Tahun 2025, dalam ajang Apresiasi Rumah DataKu Tingkat Nasional 2025.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).
Rumah DataKu adalah program yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengelola, dan memanfaatkan data kependudukan di tingkat desa atau kelurahan.
Lomba ini diadakan untuk mendorong peningkatan kualitas data dan pemanfaatan informasi kependudukan untuk pembangunan.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menuturkan, prestasi yang diraih Desa Maduretno tersebut membanggakan sekaligus menunjukkan dedikasi dan kerja keras tim, dalam mengelola data kependudukan dan memanfaatkannya untuk kemajuan desa.
”Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen, kerja keras, dan kolaborasi antara pemerintah desa, kader, dan masyarakat dalam mengelola data kependudukan telah membuahkan hasil luar biasa,” ujar Afif, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (5/7/2025).
Bupati menambahkan, Keberhasilan Rumah DataKu Langgeng Kencana adalah cerminan bahwa desa mampu menjadi garda terdepan, dalam perencanaan pembangunan yang partisiparif berbasis data.
”Mari kita jadikan momentum ini sebagai inspirasi dan motivasi untuk terus membangun desa berbasis data, menuju masyarakat Wonosobo yang lebih sejahtera,” katanya.
Jadi Rule Mode Nasional...
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPa) Kabupaten Wonosobo Dyah Retno S menyampaikan, keberhasilan Maduretno menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lainnya.
“Kami berharap desa ini menjadi role model nasional, dan membuka peluang bagi desa serta kelurahan lain di Wonosobo untuk berinovasi dan berprestasi,” ungkapnya.
Keberhasilan ini, ujarnya, menjadi penanda bahwa dengan semangat kolaboratif dan dukungan dari semua lini, mulai dari pemerintah, kader, hingga masyarakat desa dapat melangkah lebih maju, dengan data sebagai fondasi utama pembangunan.