Pendaki Meningkat, BLK Jateng Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Gunung
Dani Agus
Sabtu, 2 Agustus 2025 20:28:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Kita uji coba untuk 16 peserta, pendaftarnya ada 300 orang. Nah, nanti kita kembangkan ke depannya,” ujar Aziz.
Diungkapkan, kalau Pemprov Jateng bisa memfasilitasi itu dengan maksimal, maka ada beberapa multiplier effect-nya. Aziz mencontohkan, ketika ada pendaki dari sisi keselamatan (safety), maka pendaki akan lebih bisa terjaga keselamatannya.
Apalagi, katanya, beberapa waktu lalu ada kecelakaan pendaki luar negeri di Gunung Rinjani. Keberadaan pelatih pemandu pendaki gunung sangatlah dibutuhkan.
”Dan juga kita bekali (peserta pemandu pendaki) dengan adat istiadat di daerah (gunung) tersebut. Budaya di daerah tersebut, kadang-kadang ada pantangan-pantangannya. Terus kita bekali juga tradisi-tradisi di situ itu apa saja. Sehingga kalau kita bicara gaib, itu bisa menginformasikan nanti,” imbuhnya.



