Pemprov Jateng Upayakan Serapan Belanja APBD Tidak Mepet Akhir Tahun
Dani Agus
Senin, 15 September 2025 23:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Pemprov Jateng mengupayakan agar penyerapan belanja pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 tidak mepet di akhir tahun.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, seusai mengikuti rapat paripurna DPRD Jateng, Senin (15/9/2025).
Rapat paripurna ini berisi agenda Penyampaian Keputusan Pimpinan DPRD Jateng tentang Persetujuan Tindaklanjut/Penyempurnaan atas Hasil Evaluasi Mendagri mengenai Perubahan APBD Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025.
”Kita berharap kegiatan-kegiatan nanti bisa diselesaikan, dan tidak mepet akhir tahun 2025. Kami selalu memonitor, untuk penyediaan barang dan jasa jangan sampai melampaui tahun anggaran,” katanya.
Sumarno mengatakan, dalam pemanfaatan APBD perubahan 2025, Pemprov Jateng masih mempertimbangkan pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2025,
”Waktu kita menindaklanjuti Inpres Nomor 1 tahun 2025 ini, sudah banyak anggaran yang dialihkan untuk belanja infrastruktur. Untuk pengairan, perbaikan sekolah, panti dan sebagainya,” ucap Sumarno.
Wakil Ketua DPRD Jateng Setya Ari Nugraha mengatakan, DPRD dan Pemprov Jateng telah membahas tentang Anggaran Perubahan 2025 tersebut, dengan melewati berbagai tahapan.
”Kita berharap pascasidang paripurna hari ini, nanti ada percepatan untuk pelaksanaan APBD perubahan,” bebernya.



