Bacakan Puisi, Siswi SLBN Wonogiri Bikin Ahmad Luthfi Menangis Haru
Dani Agus
Jumat, 10 Oktober 2025 21:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Air mata Luthfi menetes saat Najwa sampai pada pembacaan bait ini:
Sudah bertambah kah keriputmu,
Ayah masihkah kau nampak gagah,
Bahumu yang kekar di setiap langkah,
Pejuang nafkah tak kenal lelah,
Sudah kering kah luka yang dulu marah,
Oh, cahaya,
Sudikah engkau menghampiriku sebentar saja
Kupinjam sinarmu,
Aku rindu wajah ayah ibuku,
Tak peduli bagaimana rupaku.
Suasana itu terus berkelibat sampai Najwa menuntaskan seluruh tubuh puisi karyanya itu. Seketika itu juga, Ahmad Luthfi langsung memberikan pelukan kepada Najwa.
Keduanya kemudian terlibat dialog pendek tentang sakit yang diderita, sampai pada cita-cita Najwa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
”Saya mau kuliah, di UNS. Nanti mau jadi guru di sini (SLBN),” ujarnya lirih kepada Luthfi.
Siswa Berprestasi Jateng...



