Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Batang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, melaksanakan lelang dini (early tender) pada sejumlah proyek fisik strategis Tahun Anggaran 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang Endro Suryono mengatakan, langkah ini bertujuan mempercepat realisasi pembangunan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan memastikan masyarakat dapat menikmati manfaat infrastruktur lebih cepat.

”Salah satu proyek yang saat ini sedang dalam proses lelang dini adalah pembangunan Jembatan Kali Belo dengan alokasi anggaran sekitar Rp 9 miliar. Lelang dini yang sudah masuk saat ini, baik di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan review di Inspektorat, itu salah satunya adalah Jembatan Kali Belo,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sedang memproses lelang dini untuk proyek lainnya termasuk perbaikan jalur jogging track dengan senilai sekitar Rp 3,9 miliar, serta beberapa paket pekerjaan di bidang jalan dan pengairan yang perencanaannya telah selesai di tahun sebelumnya (H-1).

”Semua bidang yang sudah ada perencanaannya di DPUPR akan melakukan lelang dini. Kami menargetkan Januari 2026 sudah kontrak semua,” katanya, dilansir dari Antara.

Ia mengatakan lelang dini didasari oleh alasan utama yang bersifat strategis yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pemanfaatan infrastruktur yang lebih cepat, serta momen penting seperti bulan puasa dan Lebaran pada Maret 2026.

Ia mengatakan semua konstruksi pembangunan bangunan maupun infrastruktur akan menggunakan pasir dari Muntilan (Magelang) sehingga akan berubah total.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler