Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Temanggung – Luas tanam padi di Temanggung, Jawa Tengah, pada musim tanam pertama bulan November-Maret 2026 ditargetkan seluas 17.800 hektare.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Djoko Budi Nuryanto menyebutkan, sampai bulan Desember ini, lebih dari 16 ribu hektare sudah ditanami padi yang tersebar di 20 kecamatan.

Seperti Kecamatan Kedu, Ngadirejo, Kranggan, Pringsurat, Parakan, dan Temanggung.

Ia menyampaikan, untuk jenis padi yang banyak ditanam adalah Inpari 32, karena produktivitasnya tinggi, bulir pulen, dan tahan rebah.

”Inpari 32 ini merupakan hasil pengembangan para penyuluh pertanian di Kecamatan Parakan. Jenis ini cocok untuk dataran rendah-menengah, tahan hama wereng dan penyakit hawar daun bakteri, menjadikannya pilihan favorit petani untuk meningkatkan hasil panen,” jelasnya, setelah acara Penanaman Padi Serempak dan Sarasehan Penyuluh Pertanian di area persawahan sekitar BPP Kecamatan Temanggung, Kamis (18/12/2025),.

Ia melanjutkan, masa tanam hingga panen Inpari 32 adalah 115-117 hari dengan produktifitasnya 8 hingga 10 ton per hektarenya.

”Padi jenis Inpari 32 ini menghasilkan beras kualitas premium, yang banyak diminati konsumen, karena nasinya itu rasanya pulen dan enak,” pungkasnya, dilansir dari laman Pemkab Temanggung.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler