Koperasi Bhakti Praja Jateng Hasilkan SHU Rp 4,9 Miliar di 2025
Dani Agus
Kamis, 25 Desember 2025 07:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah mencatatkan aset sebanyak Rp 126.673.135.000, menjelang tutup tahun 2025.
Dengan jumlah itu, koperasi yang memiliki anggota sebanyak 6.934 orang ini, mampu menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp 4,9 miliar.
Ketua Koperasi Koperasi Bhakti Praja Pemprov Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menyampaikan, adapun ekuitas koperasi ini diproyeksikan hingga Desember 2025 mencapai Rp 61.359.186.000. Artinya mengalami kenaikan 11,01 persen dibandingkan tahun 2024.
Sementara rasio keuangan yang ada dinilai cukup baik. Likuiditasnya pada angka 166,3 persen kemudian solvabilitasnya 188,26 persen, dengan rentabilitas modal 7 persen.
”Berdasarkan kinerja tahun buku 2024, telah diaudit dan mendapat opini wajar dalam segala hal yang material. Dinas Koperasi dan UKM sebagai pembina telah memberikan predikat sehat,” katanya, saat Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026, di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (23/12/2025).
Untuk akselerasi kinerja 2026, Sujarwanto, memprediksi keuntungan akan tumbuh lebih tajam. Dengan pertimbangan perekonomian daerah Jawa Tengah yang selalu bertumbuh, bahkan angkanya di atas rata-rata nasional.
Di samping itu juga melihat kondisi inflasi yang terus terjaga dengan baik. Pada akhir tahun ini, lanjut dia, jumlah anggotanya juga diproyeksikan akan bertambah dengan adanya hasil rekrutmen CPNS, sekaligus penetapan P3K dan P3K paruh waktu.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, kehadiran koperasi merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Dinamika Zaman...
- 1
- 2



