Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) diajak untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya mempercepat pembangunan sektor pariwisata.

Hal itu sejalan dengan visi strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang akan menjadikan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah, sebagai prioritas utama pembangunan pada 2027

”Bagi kami, momentum ini sangat sejalan dengan program Pak Gubernur. Di tahun 2027 nanti, kita akan lebih fokus pada pengembangan pariwisata dan ekonomi syariah,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, pada acara Welcoming Dinner Rakernas 1 PHRI, di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (9/2/2026) malam.

Sekda menjelaskan, struktur pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini sangat didominasi oleh sektor konsumsi. Karenanya, peningkatan kunjungan wisatawan menjadi kunci utama untuk mendongkrak daya beli masyarakat, dan menghidupkan ekosistem UMKM di wilayah tersebut.

”Pariwisata adalah pintu utama untuk meningkatkan konsumsi di Jawa Tengah. Dengan kunjungan yang lebih banyak, otomatis konsumsi meningkat dan dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng telah melakukan reorganisasi birokrasi dengan membentuk dinas yang khusus didedikasikan untuk sektor ini, yakni Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

Integrasi ini, lanjut Sumarno, diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat, antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Selain fokus pada wisata syariah, Sumarno juga menyoroti potensi sport tourism (wisata olahraga), sebagai magnet penarik wisatawan yang paling efektif saat ini. Dia mendorong setiap kabupaten/ kota di Jawa Tengah, untuk aktif menggelar event olahraga, khususnya lari.

Rakernas PHRI... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini