Nawal Yasin Targetkan Jateng Miliki 8.563 Perpustakaan Desa/Kelurahan
Dani Agus
Selasa, 10 Februari 2026 21:09:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Budaya gemar membawa masyarakat Indonesia, termasuk di Jawa Tengah (Jateng), sejauh ini masih belum menggembirakan. Untuk itu, diperlukan beragam upaya agar budaya gemar membaca ini bisa meningkat.
Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin menekankan, satu langkah strategisnya, yakni dengan mengoptimalkan keberadaan perpustakaan desa dan kelurahan. Diharapkan, satu desa/ kelurahan memiliki satu perpustakaan.
Hal tersebut dipaparkan Nawal usai menghadiri Rapat Koordinasi Bunda Literasi Jawa Tengah 2026 bertema ”Sinergi Bunda Literasi untuk Jawa Tengah Maju Berkelanjutan” yang digelar di Grhadika Bhakti Praja, Selasa (10/2/2026).
Saat ini, Jateng telah memiliki sebanyak 7.621 perpustakaan desa/ kelurahan. Pihaknya menargetkan jumlah itu terus meningkat, hingga mencapai 8.563 perpustakaan, seiring dengan total desa/ kelurahan di Jawa Tengah.
”Harapannya di 8.563 desa/kelurahan di Jawa Tengah ini ada satu perpustakaannya. Saat ini ada di angka 7.621 perpustakaan, harapannya nanti setiap desa/ kelurahan memiliki perpustakaan,” ucap dia.
Nawal menambahkan, pihaknya akan mengoptimalkan perpustakaan desa/ kelurahan, sebagai pusat gerakan literasi masyarakat agar budaya gemar membaca terus meningkat.
Upaya ini juga didukung dengan 36 perpustakaan daerah tingkat kabupaten/ kota dan provinsi, 22.388 perpustakaan sekolah yang terdiri dari SD, SMP, dan SMA, serta 1.425 perpustakaan khusus yang terdiri dari perpustakaan instansi daerah, rumah ibadah, lapas, dan masyarakat.
Menurutnya, setiap jenis perpustakaan memiliki segmentasi pembaca tersendiri. Jika semuanya bergerak secara masif, TGM masyarakat Jateng diyakini akan terus mengalami peningkatan.
Fungsi Taman Baca Masyarakat...
- 1
- 2



