Resmi Jadi Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Pastikan Pelayanan Normal
Dani Agus
Senin, 16 Maret 2026 10:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Seperti budaya pemberian saat hari raya, persoalan pengadaan barang dan jasa, perizinan, hingga pelaksanaan kegiatan pelatihan yang tidak sesuai aturan.
“Budaya-budaya seperti itu harus dihentikan. Stop sampai di sini. Kita harus memperbaiki tata kelola pemerintahan, agar lebih baik ke depan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, serta memastikan situasi daerah tetap kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri.
”Dan pesan Bapak Gubernur layani masyarakat sebaik-baiknya. Jaga inflasi, jaga kondusivitas Kabupaten Cilacap,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan siap menjalankan tugas sebagaimana kewajiban bupati. Dia juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal, di tengah dinamika yang terjadi.
“Saya sebagai pelaksana tugas Bupati Cilacap, insyaallah ke depannya tentu saja apa yang menjadi kewajiban bupati definitif sudah melekat kepada saya. Saya juga akan melaksanakan tugas dan kewenangan dengan sebaik-baiknya,” kata dia.
Ammy membeberkan, langkah awal yang akan dilakukan yaitu menetapkan Plt Sekretaris Daerah (Sekda), Mengingat Sekda Cilacap Sadmoko juga ikut terkena OTT KPK.
”Besok saya akan menetapkan Plt Sekertaris Daerah. Karena Sekda itu jantung jalannya roda pemerintahan,” ucap dia.
Di sisi lain, pihaknya juga berkomitmen menghormati kasus hukum yang tengah bergulir. Pihaknya meminta 27 orang yang diperiksa, agar bersikap koperatif kepada penyidik KPK.



