Tujuh Kecamatan Tak Ada SMA, Bupati Temanggung Minta Dukungan Pemprov
Dani Agus
Jumat, 5 Juni 2026 08:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Temanggung – Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sampai kini tidak ada sekolah menengah atas (SMA). Yakni, Kecamatan Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Tlogomulyo, Selopampang, Kledung, dan Bejen.
Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena anak-anak di wilayah tersebut mengalami kesulitan ketika lulus dari bangku SMP dan hendak melanjutkan ke jenjang SMA.
Bupati Temanggung Agus Setyawan sempat menyampaikan kondisi itu saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri sejumlah bupati/walikota di wilayah Kebumen, Purworejo, Kota Magelang, Magelang, dan Temanggung, pada Rabu (3/6/2026).
Aspirasi itu pun langsung ditanggapi pihak Pemprov Jateng yang berjanji akan membangunkan sekolah di wilayah blank spot.
”Ada tujuh kecamatan blank spot yang sama sekali tidak ada sekolah SMA. Setelah melaporkan, tadi sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah kaitannya siap membangunkan, tinggal Pemkab berusaha menyediakan lahan untuk pembangunan itu,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Temanggung.
Dikatakan Agus, yang paling memprihatinkan adalah, tiga kecamatan di wilayah utara (Tretep, Wonoboyo, Bejen). Pasalnya, jarak dengan ibu kota kabupaten itu kurang lebih 40 kilometer, jarak terdekat dengan SMK sekitar 24 kilometer.
Dampaknya, anak-anak di wilayah ini banyak masuk di sekolah swasta, karena zonasi di tiga kecamatan itu memperoleh prosentase sangat kecil di SMA terdekat.
Hal senada juga disampaikan Bupati Magelang Grengseng Pamuji yang meminta penambahan SMA di lereng Sumbing, Kecamatan Kaliangkrik, Kajoran, dan di lereng Merbabu perbatasan Boyolali. Lantaran di daerah tersebut belum ada SMA/SMK Negeri.
Minta Dibangunkan SMK...
Baca Juga



