Arca dan Peripih Ditemukan dalam Pemugaran Candi Losari Magelang
Dani Agus
Senin, 8 Juni 2026 07:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Magelang – Temuan arkeologis berupa arca dan peripih berlangsung dalam proses pemugaran Candi Losari di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Benda bersejarah ini muncul saat tim juru pugar membongkar lapisan bangunan hingga bagian terdalam.
Juru pugar Restu Hidayat menjelaskan, dua blok arca ditemukan dalam posisi tertanam di bawah lantai candi, sekitar tiga lapis dari permukaan. Penemuan itu terjadi ketika tim bekerja hingga lapisan kesembilan dalam proses pembongkaran.
”Setelah arca ditemukan, penggalian dilanjutkan sampai tanah asli dan kami menemukan kotak peripih,” kata Restu di lokasi, dilansir dari laman Pemkab Magelang.
Peripih merupakan wadah ritual yang lazim ditempatkan di inti bangunan candi sebagai simbol sakral. Namun, kondisi peripih yang ditemukan di Candi Losari tidak lagi utuh. Bagian penutupnya terpisah dari wadah utama.
Di dalamnya, tim menemukan lempengan logam berwarna kekuningan berukuran kecil, sekitar satu hingga 1,5 cm persegi dengan ketebalan sangat tipis.
Hingga kini, material tersebut belum dapat dipastikan sebagai emas karena masih menunggu pengujian laboratorium.
”Untuk sementara kami sebut logam berwarna kekuningan, karena belum diuji secara ilmiah,” ujar penanggung jawab rekonstruksi, Junawan.
Dewa Surya...
Baca Juga



