Buka Musda MUI Jateng, Ahmad Luthfi Sampaikan Pentingnya Peran Ulama
Dani Agus
Kamis, 11 Juni 2026 07:25:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026).
Musda dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Musda XI MUI Jawa Tengah mengusung tema “Menjaga Moralitas Beragama, Bermasyarakat, dan Bernegara”.
Forum tersebut juga menjadi agenda konsolidasi organisasi, termasuk penyusunan program dan kepengurusan MUI Jawa Tengah periode 2026–2031.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menegaskan, MUI memiliki posisi strategis untuk menjaga suasana masyarakat tetap kondusif.
Dia mengibaratkan peran MUI seperti radiator, yang mampu mendinginkan mesin saat panas. Karena itu, kehadiran ulama di tengah masyarakat penting, untuk menjaga suasana tetap adem.
Pihaknya menggandeng MUI sebagai penyejuk (cooling system) di tengah derasnya arus informasi, yang berpotensi memicu disinformasi, hoaks, hingga ujaran kebencian.
”Masyarakat akan adem, apabila ada ulama datang dalam rangka memberikan pembinaan,” jelas Luthfi.
Dia menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan fiskal, dinamika geopolitik, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
MUI Jawa Tengah...
Baca Juga



