Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Salatiga atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Pihaknya berharap Kota Salatiga tetap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program santunan pada tahun-tahun mendatang.
Selain itu, Deka memohon doa agar PT Sukun dapat terus berkembang sehingga kontribusi sosial yang diberikan semakin luas dan berkelanjutan.
Perwakilan keluarga PT Sukun, Ahmad Fadhil Edy Wartono menyampaikan, pelaksanaan santunan kali ini berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap keberhasilan kegiatan di Salatiga dapat menjadi pijakan untuk memperluas cakupan program di masa depan.
”Alhamdulillah tahun ini Salatiga kembali menjadi salah satu kota penyelenggaraan acara santunan PT Sukun. Hari ini berjalan lancar. Semoga ke depan bisa bertambah baik, ada kota tambahan lagi. Dulu dari lima menjadi sepuluh, nanti bertambah lagi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, santunan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan keluarga besar PT Sukun Wartono, yakni Hj Lianti Edy Wartono, Toni Zakaria, serta Joni Affandi selaku Ketua Yayasan Sukun Wartono Indonesia.
Melalui program Santunan 10 Ribu Anak Yatim ini, PT Sukun Wartono Indonesia menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Murianews, Salatiga – PT Sukun Wartono Indonesia kembali meneguhkan komitmennya terhadap kepedulian sosial melalui program Santunan 10 Ribu Anak Yatim tahun 2026. Santunan ini menyasar 10 kota/kabupaten di Jawa Tengah.
Setelah berjalan di beberapa daerah, giliran 1.000 anak di Kota Salatiga yang mendapatkan santunan pada Minggu (1/3/2026).
Santunan menyasar pada anak yatim non-panti binaan Lazismu dan Lazisnu. Suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan tampak dari raut wajah anak-anak yang hadir.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menerapkan skema baru dalam penyaluran santunan. Dari total 1.000 penerima manfaat setiap kotanya, sebanyak 500 anak diundang ke Pendapa Walikota Salatiga untuk menerima santunan secara simbolis.
Sementara 500 anak lainnya menerima santunan melalui mekanisme penyaluran langsung ke penerima.
Corporate Secretary PT Sukun, Deka Hendratmanto menjelaskan, program santunan ini telah memasuki pelaksanaan ke-9.
Awalnya kegiatan hanya digelar di lima kota, namun kini berkembang menjadi 10 kota, masing-masing dengan 1.000 penerima manfaat sehingga total mencapai 10.000 anak yatim setiap tahunnya.
Deka menegaskan, pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari amanah pendiri perusahaan, Mc Wartono. Filosofi Urip iku Urup yang diwariskan menjadi landasan moral bagi manajemen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.
”Ini sebagai bentuk pengamalan pesan pendiri perusahaan, urip iku kudu iso urup. Kita harus bisa memberikan manfaat, baik untuk keluarga maupun masyarakat luas. Dari pesan beliau itulah disusun program seperti sore hari ini,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Apresiasi...
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Salatiga atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Pihaknya berharap Kota Salatiga tetap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program santunan pada tahun-tahun mendatang.
Selain itu, Deka memohon doa agar PT Sukun dapat terus berkembang sehingga kontribusi sosial yang diberikan semakin luas dan berkelanjutan.
Perwakilan keluarga PT Sukun, Ahmad Fadhil Edy Wartono menyampaikan, pelaksanaan santunan kali ini berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap keberhasilan kegiatan di Salatiga dapat menjadi pijakan untuk memperluas cakupan program di masa depan.
”Alhamdulillah tahun ini Salatiga kembali menjadi salah satu kota penyelenggaraan acara santunan PT Sukun. Hari ini berjalan lancar. Semoga ke depan bisa bertambah baik, ada kota tambahan lagi. Dulu dari lima menjadi sepuluh, nanti bertambah lagi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, santunan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan keluarga besar PT Sukun Wartono, yakni Hj Lianti Edy Wartono, Toni Zakaria, serta Joni Affandi selaku Ketua Yayasan Sukun Wartono Indonesia.
Melalui program Santunan 10 Ribu Anak Yatim ini, PT Sukun Wartono Indonesia menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Editor: Cholis Anwar