Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yakni pernikahan antara Wilis Setyowati (27) warga Desa Sidoleren, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, dengan Pratama (30) warga Desa Binong, Kecamatan Curug, Kota Tangerang, Banten.

Undangan pernikahan telah tersebar jauh-jauh hari. Begitu hari ini tiba, sejumlah tamu undangan tiba di lokasi di Desa Sidoleren, sejak Selasa siang.

BacaKecelakaan Mio vs Supra di Jalan Winong-Gabus, Satu Orang Tewas di Lokasi

Ya, rencana pernikahan itu gagal. Karena Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gebang, Purworejo, tidak mengabulkan rencana itu. Dari hasil pemeriksaan KUA dan puskesmas setempat menyatakan bahwa calon mempelai pria, Pratama, berjenis kelamin perempuan.

"Ada laporan warga kalau mempelai laki-laki itu sebenarnya perempuan, terus langsung kami bawa ke puskesmas untuk dicek", ujar Penghulu KUA Gebang, Purwadi dikutip dari detik.com.

Mendapati laporan itu, KUA segera melakukan pengecekan. Setelah hasilnya benar terjadi seperti yang dilaporkan, KUA melaporkan ke Mapolres Purworeko. Polisi pun melakukan pemeriksaan kasus ini hingga sekarang.

Kepala Puskesmas Gebang, Sudiarto, mengatakan hasil pemeriksaan tim medis dari dokter puskesmas menyatakan jenis kelamin seorang yang akan bertindak sebagai calon pegantin pria adalah perempuan. "Ya ada 3 dokter yang memeriksa, setelah pemeriksaan medis kami pastikan bahwa calon mempelai laki-laki ternyata perempuan", terang Sudiarto.

BacaIni Nama-nama Korban Bus Peziarah yang Terjun ke Jurang di Tergo KudusSontak hal ini membuat kaget keluarga calon mempelai perempuan. Pasangan yang menjalin hubungan sekitar tujuh tahun harus kandas. Pratama yang bernama asli Nova Aprida Avriani, benar-benar berjenis kelamin sama dengan dengan Wilis Setyowati.Ibunda Wilis, Markamah (45) tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Sebab pernikahan yang direncanakan hari ini harus berakhir. "Sakit banget rasanya, kecewa dan malu," kata Markamah.Baca : Ini Asal Mula Tradisi Perang Obor JeparaDia tak pernah mengira jika hal itu akan terjadi. Sepengetahuannya, Pratama datang ke rumahnya beberapa hari lalu untuk melamar menikahi Wilis. Pratama datang seorang diri tanpa didampingi keluarga.Kendati pernikahan gagal, tapi sejumlah tamu undangan tetap menyempatkan diri datang ke lokasi. Tamu hanya bersalaman dengan keluarga tanpa banyak kata. Sebab mereka tahu info penyebab kegagalan pernikahan.Pratama sendiri telah menyiapkan mahar atau mas kawin guna diserahkan ijab kabul yang akan digelar hari ini juga. Mahar tersebut yang disimpan di rumah Wilis. Mahar berupa seperangkat pakaian lengkap dan kosmetik atau alat kecantikan.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler