Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Info yang dihimpun, bayi itu terbungkus plastik ditemukan di saluran irigasi. Selain terbungkus dengan tas plastik, juga terbungkus seragam SD di dalamnya.

Kepala Desa Binangun, Karsono kepada wartawan, mengatakan, warga setempat sudah mencium bau busuk sejak Kamis (5/10/2017). Warga menduga bayi dibuang dari arah timur. Pada hari itu, sempat ada warga yang mengangkat plastik untuk membersihkan saluran irigasi.

Karena tidak tahu kalau itu plastik berisi bayi, warga tak mempedulikan.  Plastik itu kemudian terseret arus dan tertahan di saluran depan rumah salah seorang warga, Karsono. “Baru tadi pagi saat salah satu warga bernama Sunarto membersihkan aliran irigasi, mencurigai plastik, dan memastikan jika isinya bayi,” kata Karsono.
Warga melaporkan hal itu ke Polsek Butuh. Warga juga membawanya ke RS dr Tjitrowardojo untuk dilakukan otopsi. Sementara bidan desa langsung mendata warga yang hamil.Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi mengatakan saat ini polisi masih melakukan proses otopsi terhadap bayi tersebut.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler