Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Data yang muncul dari beberapa sumber, rumah rusak berada di lima desa dari dua kecamatan. Di Kecamatan Cilongok terjadi di Desa Pageraji tercatat ada 8 rumah rusak berat, dan Desa Langgongsari dengan 4 rumah rusak berat. Lainnya di Desa Karangkemiri 4 rumah, Desa Babakan 1 rumah, Desa Singasari 2 rumah.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan peristiwa angin kencang di Kabupaten Banyumas termasuk angin puting beliung. Mengingat sifatnya yang lokal.

Adapun angin puting beliung terjadi dalam radius beberapa kilometer saja sehingga bersifat lokal, sedangkan angin kencang bisa lebih luas lagi.
"Selama ini, potensi angin puting beliung terjadi pada siang menjelang sore hari namun kadang terjadi pada malam hari seperti di Banyumas. Angin puting beliung berpotensi terjadi jika kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari terlihat cerah dan terasa panas namun pada siang menjelang sore terlihat mendung karena adanya awan Cumulonimbus yang tinggi menjulang, berbentuk seperti bunga kol, dan berwarna hitam.Salah satu warga yang rumahnya rusak di Pageraji, Fitria (31) mengatakan saat ini rumahnya rata dengan tanah akibat terhempas angin kencang. Rumahnya berbahan bambu itu, jadi mudah terhempasan angin kencang. "Saat kejadian itu, seperti ada gemuruh kencang. Rumah saya langsung roboh," kata Fitria.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler