Polisi Larang Ada Paksaan Gunakan Atribut Natal di Kebumen
Murianews
Sabtu, 23 Desember 2017 14:27:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di Kebumen aman dan tentram.
Oleh karenanya, pihaknya meminta kepada para pengusaha untuk tak memaksa karyawan nonnasrani untuk mengenakan atribut Natal. Ini dilakukan untuk menghindari adanya gesekan di masyarakat, seperti yang terjadi di beberapa tempat tahun-tahun sebelumnya.
”Kami minta agar tak ada paksaan kepada warga non nasrani untuk menganakan atribut Natal. Kami juga melarang adanya aksi sweeping,” katanya.
Jumat (22/12/2017) sore kemarin, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan ormas keagamaan dan tokoh lintas agama di Hotel Maxolie, untuk membahas menganai masalah ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



