Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban kehilangan nyawa setelah ditusuk Sembilan kali di bagian perut dada dan tangan. Pelakunya ada IM (31) warga Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara. Pelaku membunuh korban karena terbakar cemburu atas aksi perselingkuhan yang dilakukan istrinya dengan korban.

Ketua panwascam itu juga dibunuh di depan istri pelaku. Setelah membunuh korban, pelaku dan istrinya berinisial DK (23) sempat melarikan diri. Namun tak berselang lama, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

Dilangsir DetikCom, hingga Jumat (29/12/2017) polisi masih terus melakukan penyidikan kasus ini. Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menyebut, istrinya juga diperiksa sebagai saksi.

"Istri pelaku saat ini ditetapkan menjadi saksi. Setelah kejadian istri pelaku sempat melarikan diri sedangkan pelaku sendiri menyerahkan diri ke Polres Banjarnegara," katanya.

[caption id="attachment_134494" align="aligncenter" width="565"] Lokasi pembunuhan ketua Panwascam Banjarmangu, Banjarnegara, diberi garis polisi. (Foto : DetikCom)[/caption]

 

Ia menyebut, pelaku menusuk korban sebanyak 9 kali menggunakan badik. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika motif pembunuhan itu memang karena cemburu.  Sebab istri pelaku ada hubungan dengan korban.

Sebelum kejadian pelaku meminta istrinya DK untuk dipertemukan dengan korban. Untuk memancing dan menjebak, pelaku menggunakan HP milik istrinya dan membuat janji untuk bertemu di tempat parkir kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM.
"Pelaku meminta ketemu korban dengan menggunakan handphone istrinya di tempat terbuka. Pelaku dan istrinya datang masing-masing menggunakan motor beriringan. Pelaku langsung menghujani korban dengan tusukan,” ujarnya.Salah satu tusukan pelaku mengenai ulu hati sehingga membuat korban meninggal seketika. Namun usai kejadian palaku langsung menyerahkan diri ke Polres Banjarnegara sedangkan istri pelaku sempat melarikan diri karena takut."Sebelum meninggalkan lokasi kejadian pelaku meninggalkan badik yang digunakan untuk membunuh korban. Sedangkan istrinya sempat menjadi pencarian Polres Banjarnegara," kata dia.Korban diketahui sudah beristri dan mempunyai dua orang anak. Dalam kesehariannya, korban selain menjabat sebagai ketua Panwascam juga berprofesi sebagai pedagang peralatan pertanian.Sementara itu IM, tak membantah ia membunuh korban karena cemburu. Pengakuannya, ia sudah mulai curiga hubungan gelap istrinya dengan korban sejak satu bulan lalu.Meski belum pernah memergoki langsung hubungan antara istrinya dengan korban, namun pelaku mengaku ingin bertemu dan memberi pelajaran.Pelaku juga mengaku menyesal dengan perbuatan yang dilakukannya. Sehingga 30 menit usai kejadian pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres.  "Saya menyesal dan mengakui kesalahan yang telah saya lakukan," tuturnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler