Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kesurupan ini hanya menimpa pada siswa perempuan saja. Kabar berhembus, kesurupan mulai terjadi sejak siswa di sekolah itu mengikuti latihan kesenian Ebeg (seperti kuda lumping) yang merupakan kesenian khas Banyumas. Latihan ini dilakukan di luar kegiatan sekolah.

Oleh karenanya, pihak sekolah juga mendatangkan pawang Ebeg untuk mengobati siswi-siswi yang kesurupan. Pihak sekolah akhirnya menghentikan proses belajar mengajar dan memulangkan seluruh siswa.

Kepala SMPN 2 Pakcuncen, Muzaeni juga mengakui jika sejak beberapa hari lalu siswi-siswi di skeolahnya mulai kesurupan. Oleh karennya, pihaknya juga akan mendatangkan psikolog.

”Kejadian sejak hari Jumat, Sabtu, Senin. Saya kira pengaruh dari psikolog. Iya (kami) akan mendatangkan psikolog. Di sini memang ada yang mainan ebeg dan dia punya Indang," kata Muzaeni, dilansir Detikcom.Pada hari pertama yakni Jumat lalu, jumlah siswi yang kesurupan sebanyak tujuh orang. Jumlah itu bertambah pada hari berikutnya yakni mencapai 15 siswi, dan pada hari ini kembali bertambah menjadi 17 siswa.Hani, salah satu warga yang menyembuhkan siswi yang kesurupan menyebut, jika kejadian itu akibat pengaruh psikologis. "Sebenarnya ini terjadi dari pengaruh psikologis anak-anak yang masuk dalam diri yang mengalami ketakutan luar biasa sehingga terjadi, kejadian itu yang dibilang masal," ujarnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler