Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Rabu (21/3/2018) hari ini melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan tersebut. Informasi yang beredar pesawat itu mengalami kecelakaan saat bermanuver terlalu rendah dan menabrak sejumlah pesawat yang tengah parkir.

”Besok (hari ini-red) kita masih bersama pihak bandara dan KNKT untuk melakukan investigasi. Polri dalam hal ini Polres Cilacap hanya memback up saja, karena penyelidikan ini akan dilakukan oleh KNKT,” kata Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto, malam tadi.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu pesawat tengah berlatih aerobatik dalam rangka wisuda siswa Ganesha Flight Academy yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu (24/3/2018).

Pesawat PK-RTZ lepas landas dari Bandara Tunggul Wulung sekitar pukul 14.02 WIB, selanjutnya pada pukul 15.15 WIB melakukan aerobatik.

[caption id="attachment_139298" align="aligncenter" width="715"] Polisi memeriksa dan mengamankan lokasi kecelakaand an puing-puing pesawat. (Polres Cilacap)[/caption]

Karena terbang terlalu rendah, pesawat tersebut kehilangan daya angkat hingga akhirnya hilang kendadi dan menabrak enam pesawat yang sedang parkir di apron dan hanggar milik Perkasa Flight School di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap."Iya ada kecelakaan pesawat. Dia sedang terbang aerobatik, kemudian hilang kendali, dan menghantam ke hanggar," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tunggul Wulung Cilacap Denny Ariyanto kepada wartawan.Akibat kejadian tersebut, pilot Hanafie meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke RSUD Cilacap Cilacap dan penyebab terjadinya kecelakaan masih diselidiki oleh KNKT.Setelah dilakukan pemeriksan, sekitar pukul 22.07 WIB menuju Yogyakarta untuk diterbangkan ke rumah duka di Malang.Sebelum diberangkatkan dari RSUD Cilacap ke rumah duka, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Dalam upacara penghormatan terakhir itu juga didampingi Danlanud Jendral Soedirman Letkol Putu Sucahyadi, Dandim 0703/Cilacap Letkol Yudi Purwonto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Agus Prabowo.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler