Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Apalagi beberapa hari terakhir marak aksi penangkapan terduga teroris di Yogyakarta. Kondisi ini semakin membuat warga mencurigai jika kardus itu berisi bom.

Kardus itu ditemukan warga sekitar pukul 20.30 WIB. Yohanes Budiyono (52) saat melintasi jalan Jeruk di Kampung Sanden. Ia melihat kardus di tengah jalan di depan kantor Lazis dan berniat untuk  meminggirkannya ke tepi jalan.

Namun ia melihat ada jam dinding kecil dengan suara berdetak di kardus itu, dan kemudian mengurungkan niatnya. Ia pun memberitahu warga sekita dan kemudian temuan itu langsung dilaporkan ke Polres Magelang Kota, dan dalam hitungan menit petugas langsung merapat untuk melakukan pemeriksaan.

Polisi tak mau gegabah dan ambil resiko, sehingga polres meminta bantuan tim penjinak bom (jibom) dari  Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng.

[caption id="attachment_145706" align="aligncenter" width="715"] Petugas Brimob menjaga jarak warga agar tak mendekati benda mencurigakan yang diduga bom. (Tekkom Satbrimob Polda Jateng)[/caption]

Tim jibom Brimob Polda Jateng pimpinan Iptu M Huda langsung melakukan pemeriksaan dan pengamanan objek mencurigakan itu sesuai prosedur penanganan bom.

Satu petugas dengan menggunakan baju pelindung khususus dan alat detektor mendetaki kardus itu dan kemudian memeriksanya. Setelah dilakukan pemeriksaan secara penuh, akhirnya dipastikan benda mencurigakan itu bukan berisi bom.
” Kardus ini bukan berisi rangkaian sebuah bom. Kardus berisikan jam dinding, kertas F4 kosong, dan plastik. Sekarang sudah aman,” kata M Huda.Meski demikian proses penanganan kardus yang diduga bom itu memakan waktu cukup lama, hingga mencapai tengah malam.Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengatakan, Pada pukul 23.45, tim jibom gegana tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Sekitar pukul 00.45 pada Kamis dini hari, tim Gegana selesai melakukan penanganan. “Kardusnya kosong dan hanya berisi plastik serta jam dinding,” imbuhnya.Ia juga mengatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melapor serta saksi lainnya guna penyelidikan lebih lanjut.Atas peristiwa ini, Kapolres mengimbau kepada warga Magelang untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan.“Ada hal baru, temuan baru, maka warga sendiri yang tahu. Harus cepat lapor dan sistem keamanan lingkungan harus ditingkatkan,” imbaunya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler