Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya tiga orang penghuni mengalami luka-luka, dan satu di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit, karena luka yang dialami cukup parah.

Rumah yang hancur akibat bencana ini merupakan milik Kusmidi (57) yang berada di Dukuh Cumbut, Desa Thalab Lor RT 2 RW 8. Kapolsek Karangreja AKP Nur Susalit mengatakan, longsor tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Akibat kejadian itu, tembok rumah ambrol dan mengakibatkan tiga orang penghuni rumah mengalami luka. Korban yaitu Agus Setiawan (9) mengalami luka di kepala dan harus dirawat di rumah sakit. Dua korban lainnya yaitu Tarmini (35) dan Rohim (25) hanya mengalami luka ringan.

“Penyebab longsornya talud akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangreja dari sore hingga malam. Talud di lokasi kejadian tidak kuat menahan beban, hingga jebol dan mengakibatkan longsor,” katanya.
Selain korban luka, akibat longsor tembok rumah milik korban, pada bagian ruang tamu yang berukuran 3×7 meter jebol. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp 25 juta. Tembok di ruang lain juga berpotensi ambrol karena mengalami retak.“Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti longsor susulan serta dapat mengakibatkan korban kami  mengimbau kepada penghuni rumah untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu sementara agar menjauh dari lokasi longsor,” kata Kapolsek.Sementara itu, perangkat desa setempat, Sudir (35) menyatakan bahwa dusunnya berada di daerah pegunungan dan tanahnya labil, sehingga rawan terjadinya longsor. Pihaknya selalu mengingatkan warga untuk waspada saat hujan deras turun. Hal itu untuk mencegah adanya korban apabila terjadi tanah longsor.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler