Tawarkan Wifi Gratis, Pemilik Kios Game Online di Cilacap Sodomi 26 Pelajar SMP
Murianews
Sabtu, 24 November 2018 12:20:44
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Korbannya adalah para pelajar pelanggan game online di tempatnya. Tak tanggung-tanggung jumlah korban mencapai 26 orang. Semuanya masih berstatus pelajar SMP. Bahkan jumlah korban diperkirakan lebih dari angka itu.
Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, penangkapan dilakukan berdasar laporan orang tua korban. Aksi pencabulan ini terkuak, saat orang tua korban merasa curiga dengan perilaku anaknya yang suka membolos sekolah dan sering tidak nyambung setiap pemberian materi pelajaran.
“Ada 26 pelajar SMP. Kemungkinan korban masih bisa bertambah karena dari laptop milik pelaku terdapat chatting dengan anak lain, yang berisi ajakan untuk berbuat tidak senonoh” katanya, Sabtu (24/11/2018).
Ia menjelaskan, modus yang digunakan pelaku yakni dengan mengiming-imingi jasa pijat membesarkan alat kelamin dan wifi gratis untuk bermain game online. Tak hanya itu, pelaku juga mengajak para korbannya untuk menonton film porno.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



