Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu (3/3/2019) malam sekitar pukul 23.30 WIB itu cukup besar. Bahkan hingga Senin (4/3/2019) subuh, tim pemadam kebakaran masih berjibaku untuk menjinakkan api.
Akibat besarnya api yang melalap pasar itu, sebagian besar bangunan pasar habis. Sebanyak 321 kios dan los di dalamnya semuanya terbakar.
“Semuanya terbakar. Api sangat susah dipadamkan karena anginnya kencang. Warga sudah bergotong-royong untuk memadamkan api,” kata Sofyan, Kades Mandiraja kepada wartawan.
Ia mengatakan, warga tak mengetahui secara pasti penyebab dan awal dari kebakaran itu. Warga mengetahui pasar itu terbakar saat kepulan asap sudah mulai membumbung ke atas.
Pihaknya menduga, kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik. Mengingat biasanya pedagang sudah pulang dari pasar pukul 16.00 WIB. Sehingga, saat kejadian pasar sudah kosong.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



