Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan hingga kini tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir. Bencana ini disebabkan hujan deras yang mengguyur kabupaten itu sejak Sabtu (16/3/2019).

Belasan desa yang tergenang banjir tersebar di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Bagelen, Purwodadi, Ngombol dan Bayan. Beberapa desa yang terendam antara lain Desa Kalirejo dan Bugel di Kecamatan Bagelen, Desa Purwodadi, Bapangsari, Jenar, Purwosari, Ketangi, Bubutan di Kecamatan Purwodadi, Desa Candi Kecamatan Ngombol, serta Desa Gintungan di Kecamatan Gebang.

Bahkan untuk melakukan evakuasi tehadap korban banjir, BPBD Purworejo meminta bantuan dari tim SAR dan BPBD dari daerah lain.

"Evakuasi juga dibantu dari BPBD Kebumen, Magelang dan Basarnas Cilacap," kata Kepala BPBD Purworejo, Sutrisno kepada wartawan.

Ia menyatakan, evakuasi harus dilakukan lantaran ketinggian air di permukiman masih tinggi. Bahkan di beberapa titik ketinggian air banjir mencapai 80 cm.

"Semalam airnya semakin naik. Sampai pagi ini juga masih dan petugas masih terus melakukan evakuasi," ujarnya.
"Semalam airnya semakin naik. Sampai pagi ini juga masih dan petugas masih terus melakukan evakuasi," ujarnya.Ia menyebut, hingga saat ini lebih dari 1.500 warga dievakuasi untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pihaknya juga menyebut, hingga kini belum ada laporan adanyanya korban jiwa.Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada warga untuk tetap selalu waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi sesuatu.Selain banjir, bencana longsor juga terjadi di beberapa titik di Purworejo. Catatan BPBD Purworejo, longsor terjadi di Desa Jatirejo, Kaliharjo dan Kaligono Kecamatan Kaligesing. Sedikitnya 4 rumah warga rusak karena diterjang longsor. Selain itu longsor juga menutup akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Kaligesing."Longsor juga menutupi jalan Desa Kaliharjo di atas SMP 24 Kecamatan Kaligesing, sehinga jalan penghubung Desa Kaliharjo-Hulosobo-Somongari dan tembus Kabupaten sementara tertutup," kata Sutrisno.Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler