Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Stasiun BMKG Banjarnegara Setyoadji Prayoedhie dilansir Antara menyebut, gempa bumi terjadi pada pukul 07.45 WIB. Gempa itu menurut dia, disebabkan adanya aktivitas subduksi di selatan Pulau Jawa.
Ia menyebut, pusat gempa berada di laut pada koordinat 8.48 Lintang Selatan dan 108.85 Bujur Timur. Atau sekitar 85 kilometer barat daya Cilacap, pada kedalaman hiposenter 20 kilometer.
"Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan tersebut dirasakan di wilayah Cilacap II MMI, Pangandaran I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa Bumi tersebut," katanya.
Selain itu, berdasarkan data yang dihimpun BMKG, diketahui bahwa sebagian masyarakat Cilacap dan sekitarnya dikejutkan dengan adanya goncangan gempa tersebut.
Sementara itu, dia juga mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas subduksi di Selatan Pulau Jawa.
"Hingga saat ini hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



