Densus 88 Tangkap Tukang Pijat di Cilacap dan Seorang Pria Usai Salat di Sukoharjo
Murianews
Senin, 18 November 2019 11:13:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Seorang terduga teroris yang ditangkap di Cilacap merupakan seorang tukang pijat dan bekam. Pria berinisial SY (30) itu ditangkap di rumahnya di Dusun Tritih, Desa Danasri Lor, Kabupaten Cilacap.
Dilansir Antara, Ketua RT 01 RW 05, Mubasir menyebut jika penangkapan dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.
“Sekitar pukul 09.00 WIB, saya didatangi petugas untuk menyaksikan penggeledahan di rumah SY. Saat saya datang, SY sudah ditangkap," katanya.
Dia mengatakan salah seorang petugas berpakaian preman sempat menunjukkan surat perintah penangkapan SY kepadanya. Tetapi, kata dia, surat penangkapan tersebut hanya ditunjukkan sepintas dan petugas itu sempat mengatakan jika SY ada kaitannya dengan rentetan peristiwa tahun 2013.
Menurut dia, Mubasir mengatakan SY merupakan menantu dari terduga teroris ZZ yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada tahun 2009 di rumahnya, Desa Danasri Lor.
SY menikah dengan KN yang merupakan putri sulung ZZ sekitar tahun 2015, setelah terpidana kasus terorisme itu bebas dari hukuman. "Pak ZZ kalau enggak salah meninggal dunia sekitar tahun 2017," ujarnya.
Ia menyebut, meski jarang bergaul dengan warga skeitar SY merupakan orang yang baik.
Sementara pada malam harinya, tim Densus 88 juga melakukan penangkapan terhadap seorang pria terduga teroris di Sukoharjo.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



